Tetap semangat dalam Forum. Kita Berjuang bersama menggapai kesejahteraan. PNS Yes!

Jumat, 29 Januari 2010

Hati-hati Penipuan

Rekan-rekan yang terhormat, Sampaikan kejadian ini kepada Kepala Sekolah Kita masing-masing. Kita selamatkan "keluarga" kita.

Karena sudah terjadi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, namun belum ada korban.


kATUT NAMA KEPALA BKD (#cATUT)

28/01/2010 16:47:39 BANTUL (KR) - Nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bantul Drs Maman Permana dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu. Menurut Maman, modus yang digunakan adalah meminta uang kepada sejumlah kepala sekolah sebesar Rp 8,5 juta dengan dalih digunakan untuk memuluskan langkah guru honorer untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa tes.
Maman mengungkapkan, sejauh ini sudah ada 10 kepala sekolah tingkat SD yang telah dihubungi. ”Di antaranya SD Sono, SD Sendangsari, Potorono, Sumberagung, Sumapan, Kaliberot, Gunungmulyo, Kaligedong, Wonokromo, dan Pundong,” ujar Maman kepada KR, di ruang kerjanya, Rabu (27/1).
Oknum tersebut menghubungi kepala sekolah menggunakan HP. ”Uang diminta untuk segera ditransfer ke BRI Glodok Jakarta,” ungkap Maman. Lebih lanjut, jika uang yang diminta tidak ditransfer hingga batas waktu yang ditentukan, maka kesempatan untuk menjadi PNS gugur.
”Aksi penipuan ini baru berlangsung mulai awal minggu ini,” tandas Maman. Dari laporan sementara, belum ada korban yang terbujuk dengan tawaran tersebut. Dia berharap agar semua pihak waspada karena hingga saat ini belum ada kuota pengangkatan PNS dari guru honorer.
Disinggung soal keterlibatan orang dalam terkait dengan aksi penipuan ini karena oknum tersebut mengetahui nomor telepon beberapa kepala sekolah, Maman mengaku tidak melakukan penyelidikan mendalam. ”Saya tidak tahu pasti dari mana orang tersebut tahu nomor telepon pribadi kepala sekolah,” ungkap Maman.
Maman menegaskan, dirinya akan melaporkan ke Polres Bantul sehubungan dengan tindakan oknum tersebut. ”Ini jelas merupakan penipuan dan meresahkan masyarakat,” paparnya. Dia berharap agar setiap ada info mengenai penerimaan PNS, masyarakat melakukan komunikasi dengan Badan Kepegawaian Daerah.
”Tindakan ini adalah cara-cara lama untuk mencari keuntungan pribadi,” kata Maman. Menurut dia, dalam setiap penerimaan PNS selalu dilakukan pengumuman terbuka dan tidak dipungut biaya sama sekali.
(*-7)-z

Sumber : KR Yogya
.:: end ::.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar